Sosialisasi DAHSAT di Desa Tumbang Bauh Dorong Keluarga Cegah Stunting Sejak Dini
PURUK CAHU, publikborneo.com – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mencegah stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dilaksanakan beberapa hari lalu di Desa Tumbang Bauh, Kabupaten Murung Raya, baru di sampaikan hari ini ke awak media pada hari jumat 28 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia dini, mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh yang tepat sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (K3) Dinas P3ADALDUKKB Kabupaten Murung Raya, Sholihatul Amaliah, SE., M.IP, menyampaikan bahwa sosialisasi DAHSAT merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat peran keluarga untuk mencegah stunting.
Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga dan masyarakat secara bersama-sama.
“Melalui kegiatan ini kami memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya makanan bergizi, pola asuh, serta perhatian terhadap tumbuh kembang anak, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, periode 1.000 HPK merupakan masa yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun perlu menjadi perhatian bersama.
Melalui konsep DAHSAT, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi makanan yang sehat, bergizi dan sesuai kebutuhan keluarga.
Sholihatul berharap, edukasi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga semakin banyak keluarga yang memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.
“Harapan kami, masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini di rumah, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dimulai dari keluarga,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat perhatian masyarakat Desa Tumbang Bauh. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Murung Raya.(Dahli)
Posting Komentar