Kebersamaan Jadi Kunci, Wabup Rahmanto Muhidin Tekankan Harmoni Kepemimpinan di Murung Raya
Puruk Cahu, publikborneo.com – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pentingnya menjaga harmoni dalam kepemimpinan sebagai landasan utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikannya pada Senin (13/04/2026), dengan menyoroti pentingnya kebersamaan dan pengendalian diri dalam menjalankan pemerintahan.
Menurutnya, perbedaan pandangan di antara pemimpin merupakan hal yang lumrah dan tidak perlu dipertentangkan. Justru, kata dia, perbedaan dapat menjadi kekuatan selama tidak diiringi dengan ego yang berlebihan.
Ia mengingatkan bahwa ancaman terbesar dalam kepemimpinan bukanlah perbedaan, melainkan sikap egois yang tidak terkendali. Sebaliknya, kekuatan utama terletak pada kemampuan menjaga kebersamaan dan bekerja dengan kesadaran untuk kepentingan masyarakat.
Rahmanto juga menegaskan bahwa hubungan kerja antara dirinya dengan Bupati Murung Raya berjalan dengan baik dan penuh sinergi. Keduanya, kata dia, terus saling mendukung dan melengkapi dalam setiap pengambilan kebijakan.
Dalam keseharian, komunikasi yang terjalin berlangsung terbuka dan penuh keakraban. Ia menyebut, hubungan tersebut seperti saudara, di mana setiap perbedaan pendapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik, bukan untuk saling menjatuhkan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukanlah tempat untuk menunjukkan keunggulan pribadi, melainkan amanah untuk memastikan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera dan bermartabat.
Rahmanto juga menyampaikan bahwa harmoni dalam kepemimpinan telah menjadi energi positif dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Murung Raya. Ia meyakini, kekompakan antar pemimpin akan berdampak pada ketepatan kebijakan serta kelancaran pelaksanaan program pembangunan.
“Jika pemimpin berjalan searah, maka kebijakan akan lebih tepat dan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Rahmanto menegaskan bahwa selama kebersamaan terus dijaga dengan niat tulus, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama. Ia pun menekankan bahwa tujuan utama dari kepemimpinan adalah menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat, bukan sekadar meninggalkan jejak pribadi.(Dahli)
Posting Komentar